GORONTALO — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA ) Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi Gorontalo Half Marathon pada Jumat, 2 Oktober 2026 di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo. Langkah ini dilakukan guna memacu antusiasme dan meningkatkan jumlah peserta menjelang penutupan masa pendaftaran.
Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat baru mencapai kurang lebih 1.300 orang dari target keseluruhan sebanyak 7.500 peserta. Melalui sosialisasi ini, Dinas Pariwisata mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga penunjang di lingkungan Bappeda untuk ikut serta memeriahkan ajang lari bergengsi tingkat daerah tersebut.
Untuk menggenjot minat para pendaftar, Dinas Pariwisata menghadirkan penawaran spesial berupa promo potongan harga pendaftaran sebesar Rp75.000. Promo potongan khusus ini berlaku hingga tanggal 5 Oktober.
Sekretaris Dinas Pariwisata menyampaikan bahwa Gorontalo Half Marathon tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan olahraga lari, tetapi juga menjadi sarana penggerak ekonomi daerah serta daya tarik wisata (sport tourism) di Provinsi Gorontalo.
Pihak Bappeda menyambut positif sosialisasi ini dan Sekretaris Aisa Ibrahim mewakili kepala Bappeda mengimbau jajarannya untuk memanfaatan kesempatan promo yang ada sebelum batas waktu berakhir, sekaligus berpartisipasi dalam event GOHM tersebut demi kesuksesan kegiatan dan menuntaskan target 7.500 pendaftar sebagaimana ditargetkan.
#HUMAS
Gorontalo Utara - Bapppeda
Provinsi Gorontalo dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi memulai
kolaborasi pembentukan dan penguatan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA)/Badan
Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) sebagai bagian
dari upaya memperkuat riset dan inovasi di tingkat daerah. Bapppeda Provinsi
Gorontalo, yang diwakili oleh Peneliti Ahli Muda Bidang Riset dan Inovasi
Daerah, Mahyudin Humalanggi, menyatakan bahwa pembentukan BRIDA merupakan
langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan
inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Dalam
Rapat Koordinasi Pembentukan dan Penguatan BRIDA di Kabupaten Gorontalo Utara yang
dihadiri oleh Kepala-Kepala OPD Kabupaten Gorontalo Utara, tanggal 08 mei 2024,
Mahyudin Humalanggi menekankan pentingnya riset dan inovasi sebagai kunci
pembangunan daerah. "Dengan BRIDA, kita harapkan dapat mengoptimalkan
potensi daerah melalui riset yang intensif dan inovasi yang relevan, guna
mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat berdasarkan kajian
mendalam,"
Selain
itu, Badan Riset dan Inovasi yang diwakili oleh Deliyanti Ganesha selaku
Perekayasa Ahli Muda Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, menyatakan
dukungannya terhadap pembentukan BRIDA di Gorontalo. "BRIN siap mendukung
setiap daerah yang berkomitmen membentuk BRIDA. Ini adalah langkah penting
untuk memastikan setiap kebijakan daerah berbasis pada data dan penelitian yang
solid."
Proses
pembentukan BRIDA di Gorontalo saat ini sedang dalam tahap surat pertimbangan
dan sudah selesai. BRIDA diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam
mengatasi berbagai tantangan daerah melalui inovasi dan penelitian yang
aplikatif.
Dengan adanya BRIDA, Provinsi Gorontalo diharapkan mampu meningkatkan daya saingnya dan mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dan inovatif, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. (Agustinus)