Bapppeda Provinsi Gorontalo Gelar Rapat Evaluasi Semester II Tahun 2024 dan Pemantapan Renja 2025 serta Pembinaan Aparatur ASN dan Non ASN Lingkup Bapppeda Provinsi Gorontalo

LainnyaTerbaru
  • MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO (UNG) SIAP BERKONTRIBUSI DALAM RISET DAN INOVASI DAERAH

    MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO (UNG)

    SIAP BERKONTRIBUSI DALAM RISET DAN INOVASI DAERAH

    Gorontalo, 17 April 2025 – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tengah menjalani program magang di Bidang Riset dan Inovasi Bappeda Provinsi Gorontalo melaksanakan presentasi awal kegiatan pada Selasa, 17 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dikonversi menjadi 20 Satuan Kredit Semester (SKS).

    Magang ini telah dimulai sejak bulan Februari 2025 dan dirancang untuk memberi mahasiswa pengalaman kerja nyata di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam bidang riset dan inovasi pembangunan daerah. Dalam presentasi awal tersebut, mahasiswa menyampaikan progres kerja, rencana implementasi lanjutan, serta arah capaian yang ditargetkan sesuai dengan mata kuliah yang akan dikonversi.

    Presentasi ini juga menjadi respon atas evaluasi dari pelaksanaan magang sebelumnya, di mana pihak universitas mengalami kesulitan dalam menilai laporan mahasiswa untuk kebutuhan konversi ke mata kuliah. Oleh karena itu, kegiatan ini penting untuk memastikan keterukuran progres magang dan relevansi kegiatan dengan kompetensi akademik yang dituju.

    Tity Iriani Datau, STP, M.Si selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapppeda Provinsi Gorontalo menyampaikan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan ruang pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa. “Presentasi ini adalah titik penting untuk menyelaraskan ekspektasi antara mahasiswa, universitas, dan instansi. Ke depan, kegiatan magang akan dilaksanakan secara lebih intens agar hasil yang diperoleh lebih optimal, baik bagi mahasiswa maupun bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

    Para mahasiswa juga menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah untuk memperkuat arah dan fokus magang mereka. Mereka berharap pengalaman ini bisa memberikan kontribusi riil terhadap pengembangan riset dan inovasi di Provinsi Gorontalo, serta mendukung capaian akademik mereka di kampus.

    11 months ago
  • Bapppeda Provisi Gorontalo menerima Sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo
    Bapppeda Provisi Gorontalo menerima Sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada Kamis (6/3/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi  Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Shinto Mohamad, S.ST, M.KM beserta tim.
    Dalam sambutannya sinto mengatakan bahwa program CKG adalah inisiatif nasional yang telah dimulai sejak tanggal 10 Februari 2025. Ini bertujuan untuk mendeteksi dini, factor resiko penyakit bisa diketahui sejak awal serta menekan biaya yang sangat besar. 
    Sosialisasi ini menindaklanjuti Instruksi Presiden kepada Gubernur agar memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis bagi seluruh Masyarakat.
    Kegiatan sosialisasi ini dimulai dari lingkungan OPD Provinsi Gorontalo yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipili Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Diharapkan  dapat memahami manfaat dan mekanisme program ini serta dapat menyebar informasi kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
    Program CKG ini merupakan kado dari negara untuk masyarakat yang berulang tahun yang didapatkan setiap tahun sekali. Pemeriksaan kesehatan ini mencakup berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui deteksi dini, sekaligus menjadi solusi atas tingginya angka kematian akibat penyakit yang seharusnya bisa ditangani lebih awal.
    Pelaksanaan CKG akan mengikuti siklus hidup masyarakat dengan fokus utama pada tiga momentum: CKG ulang tahun, CKG sekolah, serta CKG khusus bagi ibu hamil dan balita. Untuk mendaftar, masyarakat cukup mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile dan mengakses fitur CKG. Setelah melengkapi profil, pengguna dapat memilih tanggal pemeriksaan yang harus dilakukan dalam kurun waktu H+30 setelah ulang tahun.
    sosialisasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Bapppeda Provinsi Gorontalo, Nalienly Grace F. Rawung.
    1 year ago
  • Rapat Pembahasan Target Indikator Makro Ekonomi Daerah

    Bapppeda Provinsi Gorontalo - Rapat Pembahasan Target Indikator Makro Ekonomi Daerah mebahas terkait pertumbuhan ekonomi , inflasi, kemiskinan, IPM, indek Gini dan tingkat pengangguran tebuka beserta asumsi-asumsi terhadap penetapan target.

    Kepala Bidang Perekonomisan SDA, Max Moerad mewakili kepala Bapppeda membahas terkait arah kebijakan pembangunan nasional daerah Provinsi Gorontalo tahun 2025-2029.

    Ada empat outline Kebijakan Pembangunan Nasional dan Daerah Provinsi Gorontalo, yang pertama Capaian Kinerja Indikator Makro Pembangunan gorontalo, kedua Arah Pembangunan Nasional di Provinsi Gorontalo (RPJMN 2025 - 2029), ketiga Visi misi dan arah lebijakan Pembangunan Daerah (Ranwal RPJMD 2025 - 2029), Tdan keempat Target Indikator Kinerja Makro Daerah, ungkap Max moerad. (25/02/2025).

    Max Moerad juga menyampaikan ketimpangan di Provinsi  Gorontalo september 2024 menurun terhadap maret 2024 dilihat menurut wilayah, Gini Ratio diperkotaan mengalami kenaikan, sedangkan gini Ratio diwilayah pedesaan mengalami penurunan. (Aib)

    1 year ago
  • Plt. Kepala Bapppeda Menyerahkan Satya Lancana Secara Simbolis Kepada ASN Bapppeda Provinsi Gorontalo

    GORONTALO - Plt Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo, Nalienly Grace F. Rawung Sp, M.Si secara simbolis menyerahkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Badan Perencanaan, Penelitian Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo, atas pengabdian masa kerja selama 20 tahun.

    Penyerahan dilakukan usai pelaksanan Apel Kerja Pagi Senin, 09 Desember 2024 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bapppeda Provinsi Gorontalo.

    Satya Lancana Karya Satya adalah tanda kehormatan yang diberikan atau yang dianugerahkan kepada Pegawai Negeri Sipil sebagai penghargaan atas dedikasi pelaksanaan tugasnya yang telah menunjukan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan serta telah bekerja secara terus menerus sekurang-kurangnya 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun. Satyalancana Karya Satya diperuntukan bagi para PNS yang dalam waktu yang cukup lama untuk setia terhadap Negara, cakap dan rajin dalam melaksanakan tugasnya sehingga dapat dijadikan sebagai teladan bagi Pegawai yang lain.

    “Semoga Dengan diterimahnya Penghargaan Satya Lancana ini tidak mengurangi semangat kerja Pegawai melainkan menambah semangat untuk pengabdian dengan tulus Kepada Negara dan Daerah Tercinta” Tutup Nalienly,.

    Berikut Daftar nama-nama Penerima Penganugrahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya :

    1. Abd. Wahab Otaya, S.Sos
    2. Wiwik Junus Ismail, SS, M.Pd
    3. Nursyahadah Sjarif, ST, M.Ec.Dev  
    4. Nur Ain Tuna, SST, MPS, SP 
    5. Tity Iriani Datau, S.TP, M.Si
    6. Rusovanny Halalutu, SH, M.Si
    7. Israwanto Masia, SE, M.Si
    8. Ridwan Ono, ST, MT
    9. Rahma Yahya, S.Pt, M.Si
    10. Ulfa Hasan, S.Sos
    1 year ago
  • Pelatihan Pembuatan Minyak Kelapa oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lebih Efektif dan Inovatif.

    Kabupaten Gorontalo, – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo, serta Pemerintah Daerah di 3 (Tiga) Kabupaten terpilih.

    Setelah sebelumnya sukses di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo. Hari ini pelatihan dilaksanakan di Desa Pongongalia Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam memanfaatkan potensi kelapa yang melimpah di daerah tersebut. Disisi lain diharapkan peserta dapat mengembangkan usaha mikro berbasis pengolahan minyak kelapa, yang dapat menunjang ekonomi keluarga dan meningkatkan kualitas produk lokal.

    Dalam sambutannya, perwakilan BRIN, Agus Sucipto menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi yang diinisiasi oleh BRIN. “Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di Desa Pongongalia dan sekitarnya,” ujarnya.

    Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi, Titi Iriani Datau juga menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah langkah penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini, yang sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Gorontalo, khususnya dalam sektor industri rumahan yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

    Selain BRIN dan Bapppeda, BPOM Provinsi Gorontalo turut memberikan pendampingan dalam aspek keamanan dan kualitas produk. Mereka memastikan bahwa produk minyak kelapa yang dihasilkan oleh masyarakat memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga layak dipasarkan secara luas.

    Para peserta pelatihan, yang terdiri dari warga Desa Pongongalia dan beberapa desa sekitar, sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap ilmu yang diperoleh bisa diaplikasikan dan membawa dampak positif bagi ekonomi keluarga mereka. Bahkan mereka beranggapan bahwa inovasi pembuatan minyak kelapa dari BRIN ini lebih efektif dari aspek waktu karena lebih cepat proses fermentasinya. Irma salah satu peserta merasa bahwa ilmu yang didapatkan tentang cara membuat minyak kelapa semakin bertambah. “ Saya rasa yang kami peroleh dalam pelatihan ini lebih efektif dari segi waktu karena hanya 1 jam proses pengendapan (fermentasi) sudah bisa langsung dimasak, biasanya di endapkan semalaman” pungkasnya dengan gembira.

    Para peserta juga diberikan panduan teknis mengenai pengemasan dan pemasaran produk, guna meningkatkan daya saing produk minyak kelapa lokal di pasar yang lebih luas.

    Dengan terselenggaranya pelatihan ini, kolaborasi antara BRIN, Bapppeda, BPOM, dan Pemerintah Daerah Kabupaten setempat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian daerah, sekaligus mendorong inovasi di sektor pengolahan produk lokal.

    1 year ago