Forum gabungan OPD DALAM RANGKA PERUMUSAN RENCANA STRATEGIS PERANGKAT DAERAH TAHUN' 2025-2029 Pemerintah Provinsi Gorontalo.

LainnyaTerbaru
  • Bapppeda Provinsi Gorontalo Melaksanakan Kegiatan Reviu Penyusunan Rancangan Awal Renstra OPD Tahun 2025-2029

     

    GORONTALO, - Bapppeda Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan Reviu Penyusunan Ranwal Rensta OPD Tahun 2025-2029 Rabu (21/5) di Rg. Pertemuan Kopilabs, Danau Perintis Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango.

    Kegiatan reviu Renstra OPD ini ikut dihadiri, Sekretaris, Kabid P2EPD, Kabid teknis mitra OPD, Fungsional Perencana dan Peneliti.

    Dalam arahannya Kepala Bapppeda menekankan bahwa agenda reviu Renstra OPD ini penting dilaksanakan dalam rangka mensinkronisasi, mengkonfirmasi serta menindaklanjuti hasil Konsultasi Ranwal RPJMD Provinsi Gorontalo 2025-2045 yang telah dilaksanakan di ruang Serbaguna Lt. III Direktorat Jenderal Bina Bangda Kemendagri pada Jum’at, 9/5/2025 yang waktu itu dihadiri berbagai unsur terkait seperti Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Bappenas, Subdit urusan Ditjen Bangda, K/L dan OPD Provinsi Gorontalo melalui zoom. Hasil konsultasi ini menjadi dasar penting dalam penyusunan Rancangan RPJMD dan penyusunan Renstra OPD sebagai pedoman pembangunan daerah yang selaras dengan visi dan misi daerah, sehingga dapat terwujudnya sinergi pembangunan yang efektif.

    Kegiatan ini menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya penyempurnaan BAB III Ranwal RPJMD dan menjamin konsistensi kinerja Sekretariat dalam Ranwal Renstra OPD menjadi bagian menunjang pencapaian indikator utama organisasi.

     

    /Nurlela Thaib

     

     

    1 year ago
  • Bapppeda Provinsi Gorontalo Menggelar Ceramah Yang dirangkaikan Dengan Doa Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Bapppeda Prov. Gorontalo Tahun 1556 H / 2025 M.

    GORONTALO – Badan perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah (Bapppeda) prov. Gtlo, menggelar kegiatan ceramah agama yang dirangkaikan dengan doa pemberangkatan jamaah calon haji Bapppeda Prov. Gtlo 1446 H / 2025 M di Karawo Room Bappeeda Prov. Gorontalo.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kepala Bidang  Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah,  Mohamad Dikky Sidiki, SE, M.Si.

    Dalam sambutanya beliau mengatakan, “Kegiatan ini selain mendoakan para calon jemaah haji, Insyaallah  juga menjadi suatu motivasi untuk kita agar lebih bisa meringankan hati untuk bisa melaksanakan ibadah  dalam rukun Islam ke 5 tersebut”

    Kemudian acara dilanjutkan dengan ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Rahmat Djafar, M.Si.

    Dalam ceramahnya beliau mengatakan Ibadah haji berhubungan dengan  3 perkara yang perlu diketahui yaitu:

    1.      “Hati”  dengan hati kita niatkan melakukan perbuatan baik atau beramal dengan ikhlas semata-mata murni karna Allah SWT dan juga harus sabar atas segala ujian sebelum berangkat dan ketika dalam pelaksanaan ibadah haji

    2.      “Badaniyah”  yaitu kondisi sehat jasmani dalam  pelaksanaan ibadah haji

    3.      “Harta”  yaitu sebagaimana kita harus membawa harta dari hasil yang suci bersih

    “Ibadah haji ini seperti posisi orng yang berjihad dijalan Allah SWT, maka sebelum berangkat haji jangan sampai meninggalkan ada permusuhan, hutang  yang di tinggalkan pastikan harta yg kita bawah haji ini harta yang suci bukan harta di didapatkan dengan cara tidak benar (haram).

    Karena sebagaimana Rasulullah bersabda : “Haji yang mabrur pahalanya tidak lain adalah surga” (HR. Bukhari, Muslim). Tutup Ustadz Kondang tersebut dalam akhir ceramanya.

    Pada akhir ceramanya beliau mengajak semua sama – sama mendoakan para calon jemaah haji agar di beri kelancaran dan perlindungan serta mendapatkan haji yang mabrur dalam melaksanakan ibadah haji pada tahun 1446 H / 2025 M tersebut.

     

    /Frengki

    1 year ago
  • BAPPPEDA Provinsi Gorontalo mencapai Prestasi Gemilang dalam Reformasi Birokrasi
    Gorontalo - BAPPPEDA Provinsi Gorontalo meraih Prestasi Gemilang dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Keberhasilan ini menunjukkan sebuah prestasi yang cukup signifikan bagi seluruh keluarga besar Bapppeda Provinsi Gorontalo. 

    Tim Evaluator Reformasi Birokrasi melakukan evaluasi atas pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada Perangkat Daerah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Tahun 2010 – 2025 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 9 Tahun 2023 tentang Evaluasi Reformasi Birokrasi serta berpedoman pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 182 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 463 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah yang menekankan pada hal-hal yang bersifat perencanaan (ex-ante), penajaman implementatif (on-going), kolaboratif dan analisa yang holistik serta memberi dampak pada penerima manfaat.

    Berdasarkan hasil Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Tahun 2024 yang disampaikan melalui Surat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Nomor 060/Organisasi/III/2025 tanggal 18 Maret 2025, bahwa Indeks Reformasi Birokrasi Bapppeda Provinsi Gorontalo Tahun 2024 memperoleh Kategori ‘’AA’’ dengan rincian hasil evaluasi yakni : Indikator Penilaian Tematik Pengentasan Kemiskinan dan Indikator Indeks Perencanaan Pembangunan beroleh nilai yang sama 95,65 sehingga Indeks Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah memperoleh nilai 95,65.

    Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi sehingga Bapppeda Provinsi Gorontalo bisa memperoleh Nilai Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2024 dengan Kategori ‘’AA’’. Ia berharap prestasi ini dipertahankan capaiannya dan terus ditingkatkan serta memastikan rencana aksi indikator penilaian terakomodir dalam program reformasi birokrasi.
    1 year ago
  • Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (MUSREMBANGDA) PROVINSI GORONTALO 2025 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

    GORONTALO - Selasa tgl 29 April Sekrertaris Daerah Provinsi Gorontalo membuka acara Musrenbang se Provinsi Gorontalo di hotel Grand Q beliau menyampaikan pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan, jangan hanya dimaknai sebagai agenda seremonial dan rutinitas semata, namun tahapan ini merupakan salah satu ciri khas dan landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara berjenjang dari tingkatan kecamatan, kabupaten/ kota, provinsi hingga ke tingkat nasional untuk mencapai sinergi dan mufakat. karena pada hakekatnya kita sebagai warga negara indonesia memiliki hak dan peran yang sama dalam pembangunan.

    rencana kerja pembangunan daerah (rkpd) provinsi gorontalo tahun 2026 pada dasarnya bertujuan untuk memastikan tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan daerah menuju terwujudnya "gorontalo maju dan sejahtera" sebagaimana visi provinsi gorontalo dalam rpjmd 2025 – 2029 yang sementara disusun.

    untuk memastikan pencapaian visi tersebut di tetapkan  misi yang menjadi prioritas daerah adalah mengoptimalkan posisi strategis gorontalo terhadap ikn nusantara untuk akselarasi pembangunan melakukan akselerasi agar gorontalo keluar dari lima provinsi termiskin di Indonesia menstimulasi program kegiatan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat mewujudkan infrastruktur dan pelayanan publik yang merata dan berkualitas menjadikan “adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah” sebagai spirit pembangunan dan kehidupan masyarakat  yang penjabaran operasionalnya difokuskan pada 5 (lima) program unggulan, yaitu peningkatan sumber daya manusia yang mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan melalui peningkatan kualitas akses layanan dan mutu pendidikan serta peningkatan kualitas layanan dan prasarana kesehatan yang inklusif, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penuntasan stunting, pembangunan keluarga, peningkatan peran pemuda, prestasi olahraga serta pemajuan adat dan budaya gorontalo.

    usaha mikro kecil menengah, yakni penguatan peran umkm dalam memajukan basis ekonomi masyarakat dan daerah melalui peningkatan kualitas dan produktivitas umkm yang inklusif dengan pemanfaatan media digital.

    Agro maritim, fokus kepada pertanian dan perikanan untuk peningkatan produktivitas dan kualitas hasil melalui penguatan hilirisasi. pertanian akan dititikberatkan pada pengamanan ketahanan pangan secara nasional dengan potensi pertanian dan peternakan di provinsi gorontalo. sektor perikanan fokus pada peningkatan pendapatan nelayan khususnya pada perikanan tangkap dengan skema taksi nelayan.

    pariwisata, menopang ekonomi daerah melalui revitalisasi dan pengembangan objek wisata potensial termasuk potensi geopark, manajemen event ekonomi kreatif serta peningkatan peran pemberdayaan masyarakat dan kearifan lokal.

    infrastruktur, pemenuhan pembangunan infrastruktur dasar, dukungan konektivitas transportasi, penyediaan energi, air bersih, layanan teknologi informasi termasuk sarana prasarana di pedesaan dan kota dalam mendukung pengembangan wilayah secara adil, merata, serta berkelanjutan.

    Munawir Mohamad

     

    1 year ago
  • Bappeda Provinsi Gorontalo dan SKALA-Australia menggelar rapat bersama sejumlah OPD dalam rangka hasil Musrenbang Inklusi
    Gorontalo.23 April 2025 Bappeda provinsi Gorontalo dan SKALA-Australia menggelar rapat bersama sejumlah OPD dalam rangka hasil Musrenbang Inklusi melalui Forum Gorontalo Inklusi Duluhupa.
    Rapat yang berlangsung di hotel fox di buka oleh wakil gubernur Gorontalo Idha Syahidah,
    Membahas tentang beberapa poin diantaranya:
    Dalam proses penjaringan aspirasi kebutuhan kelompok rentan khususnya perempuan, anak, lansia dan disabilitas pendekatan yang digunakan oleh provinsi Gorontalo melalui 2 (dua) Jalur yaitu melalui pendekatan perencanaan teknokratik yang diusulkan melalui musrenbang reguler, ditambah musrenbang inklusi. dan Pendekatan melalui POKIR DPRD yang dijaring pada saat Reses di dapil masing masing anggota DPRD.
    Syamsir Djafar Kiayi, ST, MSI. Dari Komisi 3 DPRD Provinsi Gorontalo mendukung penuh upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam mendapatkan layanan dasar karena itu dalam reses anggota DPRD ke setiap dapil dapat dipastikan keterwakilan kelompok rentan diundang dalam pertemuan untuk menyampian aspirasinya untuk menjadi Pokok pikiran DPRD.
    Forum Gi Dulohupa Ini Sebagai Perwujudan Musrenbang Inklusi Jadi Kita Tidak Perlu Membuat Lagi Forum Forum Lain Misalnya Musrenbang Khusus Anak, Musrenbang Khusus Perempuan Dan Disabilitas Atau Forum-Forum Tematik Lainnya  Tetapi Kita Satukan Semua Di Dalam Forum Gi Dulohupa.
    Wakil Gubernur menyampikan Salah satu bukti komitmen inklusi  dengan Pemberian Beasiswa pada 45 Orang Guru SLB untuk melanjutkan pendidikan S1 dan Beasiswa bagi Penyandang Disabilitas yang juga mendapat dukungan dari  Komisi 3 DPRD.
    Telah terindetifikasi usulan Program kegiatan yang akan Diusulkan Ke Bappeda. Peserta Akan Dibagi Dalam 7 Desk Kelompok Dengan Masing Masing Tema Yaitu.(1) Pendataan Dan Perencaaan Inklusif (2) Penyediaan Lingkungan Tanpa Hambatan (3)  Perlindungan Hak Dan Akses Politik Dan Keadilan (4) Pemberdayaan Dan Kemandirian (5) Perwujudan Ekonomi Inklusi (6) Akses Pendidikan Dan Keterampilan (7) Akses Dan Pemerataan Layanan Kesehatan.Usulan kemudian akan diferivikasi oleh Tim Bappeda dengan mensinkronkan dengan Pokok Pikiran DPRD.
    1 year ago