Badan Riset dan Inovasi Nasional
(BRIN) secara resmi meluncurkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 sebagai
instrumen strategis untuk memperkuat peran daerah dalam mendukung daya saing nasional
yang produktif dan inklusif. Peluncuran ini menjadi momentum penting dalam
mendorong transformasi pembangunan berbasis inovasi dan penguatan ekosistem
daerah.
Kegiatan rilis IDSD 2025
diselenggarakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Jakarta, pada Selasa, 24
Februari 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BRIN Prof. Arif
Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia
Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Kegiatan yang digelar secara hybrid
ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 Kementerian/Lembaga serta diikuti oleh 546
Kepala Daerah dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring.
Penguatan daya saing dalam kerangka
IDSD mencakup penciptaan lingkungan yang kondusif bagi produktivitas jangka
panjang. Hal ini meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, perbaikan
iklim usaha, penguatan sistem keuangan, hingga optimalisasi pemanfaatan
teknologi dan inovasi dalam pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur
Gorontalo yang diwakili oleh Staf Khusus Gubernur Bidang Infrastruktur dan
Pariwisata, Bapak Boni Mochtar Ointoe, menerima sertifikat apresiasi dari
Kepala BRIN atas capaian IDSD 2025 Provinsi Gorontalo dengan skor 3,58, yang
berada di atas rata-rata nasional sebesar 3,50. Capaian ini menjadi wujud
komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat daya saing dan inovasi
daerah secara berkelanjutan.
Dari 12 pilar yang diukur dalam IDS
yang meliputi aspek lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, serta
ekosistem inovasi, Provinsi Gorontalo mencatat peningkatan signifikan pada
pilar infrastruktur dan sistem keuangan. Dibandingkan tahun 2024, skor kedua
pilar tersebut meningkat sebesar 0,5 poin, menunjukkan perbaikan yang cukup
progresif dalam mendukung aktivitas ekonomi dan investasi daerah.
Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo,
Dr. Wahyudin Athar Katili, S.STP, MT, menyampaikan bahwa tantangan ke depan
adalah memenuhi target Indikator Kinerja Utama Daerah dalam RPJMD 2025–2029.
“Pada tahun 2026, Provinsi
Gorontalo menargetkan skor IDSD sebesar 3,68 atau meningkat 0,1 poin dari
capaian tahun ini. Untuk itu, dibutuhkan upaya kolaboratif seluruh pemangku
kepentingan dalam memperkuat kualitas pembangunan daerah,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis bahwa dengan penguatan kebijakan berbasis riset dan inovasi, serta sinergi lintas sektor, target peningkatan daya saing daerah dapat tercapai secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing nasional.
GORONTALO, Setelah
Sepekan, dari 2 Agustus 2024 Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan
Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo menggelar Pekan Olahraga dan Seni
(Porseni) antar bidang dengan mengangkat tema “Menyala Bapppedaku” dalam rangka
memeriahkan (HUT) ke-79 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Akhirnya
ditutup pada hari jumat 23 Agustus 2024.
Penutupan Porseni ini
dilakukan oleh Kepala Bapppeda Ir. Handoyo Sugiharto di Ballroom Karawo Lt.3 Bapppeda Provinsi Gorontalo pada Jumat (23/8/2024).
Penutupan Pekan Olahraga
dan Seni (Porseni) ini ada beberapa kegiatan, salah satunya penyerahan Bonus dan
Hadiah bagi pemenang oleh Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Ir. Handoyo
Sugiharto menandakan Porseni memperingati HUT RI ke-79 telah berakhir dan
sukses di selenggarakan dengan baik.
Pada
kegiatan ini juga diumumkan yang menjadi Juara 3, Juara 2, dan Juara Umum
perolehan medali. Juara 3 di raih oleh Bidang PSDA, dengan total medali
sebanyak 9 medali, 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Sementara Juara 2 dipegang
oleh Bidang PPM dengan perolehan medali sebanyak 13 medali, 4 emas, 4 perak,
dan 5 perunggu. dan untuk Juara Umum pada Porseni 2024 Berhasil diraih oleh
Sekretariat Bapppeda Provinsi Gorontalo, dengan perolehan medali sebanyak 12
medali, 6 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.
Kepala Bapppeda berharap
pekan olahraga dan seni (Porseni) antar bidang ini dapat terus meningkatkan kekompakan
dan keharmonisan dan terus menumbuhkan jiwa patriotik untuk kita semua
terkhusus Bapppeda Provinsi Gorontalo.
“Saya ucapkan terimkasih
untuk panitia penyelenggara dan penanggung jawab kegiatan ini serta para pemain
yang ikut dalam memeriakan kegiatan Porseni kali ini sehingga sukses di
selenggarakan,” tutup Kepala Bapppeda.
Gorontalo,
Bapppeda – Sekretariat Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah Provinsi
Gorontalo menggelar
Rekonsiliasi Pengukuran Sub Kegiatan/ Kegiatan/Program/ Indikator Kinerja
Bapppeda Provinsi Gorontalo. Rapat di Buka oleh Sekretaris Bapppeda Provinsi Gorontalo
Nalienly Grace F. Rawung, SP, M.Si itu berlangsung di RM. MERANTI INDAH Kab.
Bone Bolango, Kamis (27/6/2024).
Maksud
dari kegiatan dilakukam untuk pemenuhan data pada Evaluasi Berjenjang tahun
2023 dan 2024. Kegiatan diadakan Dalam rangka pelaksanaan Evaluasi Berjenjang
atas capaian pelaksanaan kegiatan internal Bapppeda.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Oleh Tim Tenaga IT Bapppeda serta para pejabat
Struktural,pejabat Fungsional madya dan Muda serta Para pelaksana dan PTT
lingkup Sekretariat Bapppeda Provinsi Gorontalo.
‘’Sekretaris
Bappeda Grace F Rawung dalam paparannya
menjelaskan tentang aplikasi SIMONELI terdiri dari Informasi Target dan realisasi
pada Program,kegiatan dan Sub Kegiatan pada Bapppeda Provinsi Gorontalo Harapanya
agar aplikasi ini di manfaatnya sebaik mungkin agar memudahkan kita untuk melihat
capaian pelaksanaan setiap kegiatan yang ada di Bapppeda Provinsi Gorontalo dan
juga sebagai data dukung pada evaluasi sakip pada tahun tahun berikutnya’’
Aplikasi
ini masih dalam pengembangan oleh tim IT Bapppeda Provinsi Gorontalo
dikarenakan masih akan dimaksimalkan penginputan sub kegiatan gaji dan
tunjungan ASN Lingkup Bapppeda Provinsi Gorontalo,’’ ucap Royana Monoarfa.
Kemudiam
kegiatan dilanjutkan dengan penginputan Sub Kegiatan/Kegiatan/Program/ sebagai
bahan data pada Evaluasi Berjenjang tahun 2023 dan 2024.
Kota Gorontalo,
Bapppeda – Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo
Yosef Koton, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga Geopark
Gorontalo. Menurutnya Geopark merupakan salah satu upaya bersama untuk terus
melestarikan keanekaragaman geologi, hayati, dan budaya yang ada di Gorontalo.
Hal ini menjadi harapan Yosef saat mewakili Pj. Gubernur membuka kegiatan Rapat
Koordinasi Geopark Gorontalo, di UTC Hotel Dumhil Kota Gorontalo, Kamis,
(20/6/2024).
“Geopark Gorontalo
adalah warisan alam yang harus kita jaga dan kembangkan bersama. Oleh karena
itu dibutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah, akademisi, masyarakat,
dan sektor swasta. Kolaborasi ini sangat krusial agar pengelolaan Geopark dapat
berjalan dengan baik, efektif, dan berkelanjutan,” kata Yosef.
Pada rencana induk
Geopark Gorontalo, terdapat beberapa sebaran dalam wilayah kabupaten/kota.
Diantaranya sebaran geosite yang terdiri dari dua puluh tiga, kedua sebaran
nature site berjumlah tujuh, ketiga sebaran biological berjumlah dua puluh
satu, keempat sebaran cultural site yang berjumlah sembilan. Kelima sebaran
intangible site berjumlah sebelas, keenam sebaran infrastrukture site berjumlah
tiga, dan terakhir atau ketujuh sebaran socio-economy site berjumlah tujuh.
“Saya berharap dalam
rapat hari ini, kita dapat berdiskusi secara produktif dan menghasilkan
keputusan-keputusan yang konstruktif untuk masa depan Geopark Gorontalo. Semoga
kita dapat menetapkan strategi yang tepat, mengidentifikasi tantangan dan
peluang, serta menyusun rencana aksi yang dapat diimplementasikan dengan baik,”
bebernya.
Rakor tersebut
dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan
Pengelola Geopark Provinsi Gorontalo dengan Fakultas Sastra dan Budaya
Universitas Negeri Gorontalo (UNG). (Astrin)
GORONTALO,
Bapppeda – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi
Gorontalo menggelar kegiatan pendampingan penanganan kasus dugaan pelanggaran disiplin
menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Penegakan Disiplin ASN
(SIPPEDAS). Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Karawo Lt.3 Bapppeda Provinsi
Gorontalo dan dibuka oleh Ibu Sekretaris Bapppeda Provinsi Gorontalo Nalienly
Grace F. Rawung, SP, M.Si, Rabu (26/6/2024).
Kegiatan dimaksudkan
untuk
lebih
memperkenalkan bagaimana kinerja atau fungsi Aplikasi SIPPEDAS ini kepada
Seluruh ASN Pemerintah Provinsi Gorontalo lebih khusus Lingkup Bapppeda
Provinsi Gorontalo tentang pengawasan disiplin pegawai.
‘’Saya Berharap agar semua ASN
Bapppeda tidak masuk dalam melanggar disiplin sehingga tidak akan masuk dalam
penanganan disiplin yang akan di proses melalui Aplikasi SIPPEDAS, oleh karena
itu diharapkan kepada seluruh ASN untuk tidak lupa akan absensi harian juga
segera menginput penugasan jika melakukan absen penugasan’’Ungkap Nalienly
‘’Ibu Tuti Irawaty
selaku Ketua Tim Pendamping Penanganan Kasus Dugaan Pelanggaran Disiplin melalui
Sippedas juga sebagai Pejabat Fungsional Analis SDMA Ahli Muda BKD Provinsi
Gorontalo, menjelaskan Aplikasi ini sangat penting karena bisa memantau ASN
yang terduga melanggar disiplin, jika ASN yang sudah masuk dalam melanggar dan terpantau
dalam Aplikasi SIPPEDAS maka akan diproses oleh atasan langsung OPD masing-masing.’’
Ungkapnya
Aplikasi SIPPEDAS ini bukan
merupakan proyek perubahan akan tetapi merupakan inisiatif pimpinan karena setiap
ada Rapat Pimpinan, Bapak Ismail Pakaya yang saat itu menjabat sebagai Gubernur
Gorontalo selalu menanyakan terkait dugaan pelanggaran disiplin ASN dan
tindaklajut atasan langsung dalam menangani ASN yang di duga melanggar. maka
dari itu Aplikasi SIPPEDAS ini sangat membantu untuk pengawasan dan pemantauan
disiplin Pegawai’’ Tambah Nasir Tongkonoo selaku Anggota Tim yang juga merupakan
pejabat Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama BKD
Provinsi Gorontalo.
GORONTALO, Bapppeda – Badan
Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Gorontalo menggelar Pendampingan
Penginputan SPIP Terintegrasi Untuk Penilaian Mandiri Satker OPD Provinsi
Gorontalo. Acara yang dihadiri Kepala BAPPPEDA Provinsi Gorontalo yang diwakili
oleh Sekretaris Bapppeda Provinsi Gorontalo Nalienly Grace F. Rawung, SP, M.Si
itu berlangsung di Bukit Proja Kabupaten Gorontalo, Senin (24/6/2024).
Guna
tercapainya
tujuan Organisasi Perangkat Daerah se Provinsi Gorontalo melalui kegiatan efektif
dan efisien, keandalan Pelaporan Keuangan, Pengamanan Aset dan Ketaatan
Terhadap Perundang-Undangan, mendasari pelaksanaan kegiatan pendampingan SPIP
terintegrasi.
‘’Dalam sambutannya Nalienly
Grace F. Rawung menyampaikan kegiatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dianggap
tepat untuk menjawab permasalahan dan isu yang berkembang yaitu kurang
optimalnya hasil pelaksanaan Pembangunan yang dirasakan oleh Masyarakat.
Sementara klaim Pemerintah menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sudah baik,
penyerapan anggaran sudah baik dan bahkan anggaranpun semakin meningkat. Disinilah pentingnya penilaian mandiri yang
akan melihat di tahapan komponen mana yang butuh perbaikan berkelanjutan.
‘’Bapppeda Provinsi Gorontalo sebagai
salah satu Asessor Pemerintah Daerah sebagai penanggung jawab fungsi
perencanaan yang bertugas menilai komponen Penetapan Tujuan, Sasaran Strategis
Pemerintah Daerah dan Komponen Pencapaian Tujuan, hari ini menyediakan Fasilitas Pendampingan Penginputan untuk Satker OPD
bersama Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo,’’ kata Nalienly.
Pendampingan Penginputan SPIP
Terintegrasi Untuk Penilaian Mandiri Satker OPD Provinsi Gorontalo ini diikuti
oleh 34 OPD Badan/Dinas/Biro se Provinsi Gorontalo diwakili oleh Fungsional Perencana
Ahli Muda dan pelaksana sebagai operator pada setiap OPD.
Kemudian kegiatan dilanjutkan
dengan pendampingan Penginputan SPIP Satker OPD Provinsi Gorontalo oleh Tim
Bapppeda dan BPKP Provinsi Gorontalo selama 2 hari dimulai tanggal 24 sd 25
Juni 2024.