Gorontalo Selasa, 11 Agustus 2026, ( BAPPEDA ) Lomba
keindahan dan kebersihan kantor mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) Republik
Indonesia (RI) Ke-81 di Provinsi Gorontalo.
Lomba tersebut diikuti oleh seluruh organisasi
perangkat daerah (OPD) ditambah dengan kawasan dan kantor di lingkungan
Pemerintah Provinsi Gorontalo.
"Penilaian untuk kantor Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah Provinsi Gorontalo di
lakukan pada hari selasa 11 Agustus 2026.
Tim penilai di pimpin oleh Ketua tim Ishak Ntoma
dan para anggota Ramla Habibie, Triyanto Bialangi beserta Tim Pendamping dari
Dinas Peternakan dan Perkebunan.
BAPPEDA Provinsi Gorontalo sudah termasuk kantor yang sangat baik
dilihat dari struktur bangunan, kebersihan dan kesediaan ruangan maupun alat
untuk pelayanan, serta keunikan dan kemegahan hiasan dngan tema semarak
menyambut HUT RI ke 81 Tahun,. Tutur Mereka.
Kepala BAPPEDA Wahyudin Athar Katili,
mengucapkan terimakasih dan ucapan apresiasi untuk seluruh jajaran kantor Badan
Perencanaan Pembangunan daerah selalu menjaga kebersihan dan keasrian kantor
agar tetap nyaman untuk memberikan pelayanan kepada Masyarakat.
dengan demikian BAPPEDA telalah memenuhi unsur
penilaian lomba yang mengedepankan kebersihan dan keindahan kantor meliputi
kebersihan gedung, kerapian, kenyamanan dan estetik serta adopsi kearifan
lokal.
#Humas
Gorontalo InfoPublik – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Daerah (FKPPD) Regional Timur Indonesia di ballroom Hotel Damhil Kota Gorontalo, Selasa (4/12/2018). Rakor yang mengambil tema ‘Sinergitas Implementasi Inovasi Daerah’, dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim.
Dalam sambutannya Idris Rahim mengatakan, sebagai daerah otonom, baik provinsi maupun kabupaten/kota di regional timur Indonesia menginginkan daerah yang maju dan berhasil, sehingga bisa sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Untuk maju dan berhasil tidak datang begitu saja. Perlu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, salah satunya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian,” kata Idris.
Wagub mengutarakan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian menjadi tantangan bagi setiap daerah. Menurutnya, keberhasilan dalam penelitian yang memanfaatkan sumber daya ilmu pengetahuan akan mempercepat kinerja pemerintah daerah.