Matsuyama,
Jepang – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi
Gorontalo, Dr. Wahyudin Athar Katili, S.STP, MT, mendampingi Gubernur Gorontalo
Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, MM sebagai Pembicara Utama pada Seminar City-to-City Collaboration for Low Carbon
Society yang digelar tanggal 5-6 Februari 2026 di Kota Matsuyama, Ehime Prefecture, Jepang. Kehadiran
delegasi Provinsi Gorontalo juga sekaligus memenuhi undangan kehormatan
Gubernur Ehime Prefecture, Tokihiro
Nakamura.
Seminar internasional tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang serta delegasi dari berbagai negara peserta program City-to-City Collaboration for Low Carbon Society. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarwilayah dalam mendorong pembangunan berwawasan lingkungan dan rendah emisi karbon.
Dalam pemaparannya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjelaskan strategi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pengelolaan dan pengendalian perubahan iklim, termasuk komitmen terhadap pembangunan rendah karbon yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan perencanaan pembangunan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pada pertemuan khusus dengan Gubernur Ehime Prefecture, Gusnar Ismail bersama jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo membahas keberlanjutan kerja sama di sejumlah sektor strategis, antara lain lingkungan hidup (kelanjutan pekerjaan pengolahan air lindi di UPTD TPA Talumelito), pertanian (padi dan jeruk), perikanan (tuna), serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Dalam kesempatan itu juga dibahas kontribusi Ehime Prefecture melalui donasi empat unit ambulans yang saat ini telah beroperasional di RSU Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo.
Penguatan kerja sama tersebut dimotori oleh Bappeda Provinsi Gorontalo bersama OPD terkait, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Selain mengikuti rangkaian seminar, delegasi Provinsi Gorontalo juga menyaksikan demonstrasi teknologi lingkungan dari perusahaan di Ehime Prefecture, yakni Daiki Axis dan Aiken Kakoki. Teknologi yang diperkenalkan berfokus pada pengelolaan limbah dan sistem lingkungan berkelanjutan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap dapat menerapkan teknologi Joukatsu di berbagai sektor, termasuk fasilitas industri, rumah sakit, dan lokasi strategis lainnya di Gorontalo, sebagai bagian dari upaya penguatan pembangunan rendah karbon dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.
_Humas