BAPPEDA dan JIKTI Gelar Diskusi Strategis, Siapkan Riset Kolaboratif untuk Gorontalo

LainnyaTerbaru
  • Bappeda Fasilitasi Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi GATOTKACA untuk Mendukung Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim

    Gorontalo — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo memfasilitasi kunjungan dinas tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka sosialisasi dan pelatihan penggunaan Sistem Informasi GATOTKACA sebagai salah satu hasil riset BRIN yang dikembangkan untuk mendukung kajian kebijakan mitigasi kebencanaan dan adaptasi perubahan iklim di Provinsi Gorontalo.

    Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 10 September 2026, bertempat di Ballroom Karawo Lantai III Kantor Bappeda Provinsi Gorontalo, diikuti oleh perwakilan perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki keterkaitan dengan urusan perencanaan pembangunan, kebencanaan, lingkungan hidup, pertanian, kelautan dan perikanan, pekerjaan umum, serta pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Bappeda Provinsi Gorontalo, Dra. Aisa Ibrahim, dalam hal ini mewakili Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo dan menghadirkan tim periset BRIN, yaitu Dr. Noersomadi, Edy Maryadi, ST., MT., dan Tiin Sinatra, S.Si., M.Si. Kehadiran tim BRIN menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan hasil riset dan teknologi dalam mendukung proses perencanaan serta perumusan kebijakan pembangunan daerah berbasis data dan informasi.

    Dalam pelaksanaannya, tim BRIN memberikan sosialisasi mengenai Sistem Informasi GATOTKACA sekaligus pelatihan kepada peserta terkait tata cara penggunaan sistem. Peserta diperkenalkan pada fungsi dan fitur sistem serta bagaimana informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan dalam mendukung analisis terhadap risiko dan dampak kebencanaan maupun perubahan iklim.

    Pemanfaatan sistem informasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mengidentifikasi berbagai potensi risiko, memahami kondisi wilayah yang memiliki kerentanan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta menyediakan informasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

    Sekretaris Bappeda Provinsi Gorontalo, Dra. Aisa Ibrahim, dalam pembukaan kegiatan menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional dalam memastikan hasil penelitian dapat dimanfaatkan secara nyata dalam proses pembangunan daerah. Pemanfaatan hasil riset dan dukungan teknologi informasi dinilai penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan yang responsif terhadap berbagai tantangan, termasuk risiko bencana dan perubahan iklim.

    Kegiatan ini melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unit kerja terkait, antara lain Bappeda Provinsi Gorontalo, Bappeda Kabupaten/Kota, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, BPBD Provinsi Gorontalo, Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, serta bidang-bidang terkait di lingkungan Bappeda Provinsi Gorontalo.

    Keterlibatan lintas perangkat daerah tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan Sistem Informasi GATOTKACA secara lebih luas sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya integrasi data, riset, dan informasi kebencanaan serta perubahan iklim dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

    Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, Bappeda Provinsi Gorontalo bersama BRIN mendorong agar hasil riset dan inovasi teknologi tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan sebagai instrumen pendukung kebijakan. Dengan demikian, ketersediaan informasi yang lebih baik diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berbasis bukti.

    Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BRIN dalam mendorong penerapan evidence-based policy sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan pembangunan daerah di Provinsi Gorontalo.


    #ABM

     

    17 hours ago
  • Bappeda Provinsi Gorontalo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Manajemen Risiko Tingkat Pemerintah Daerah

    GORONTALO - Bappeda Provinsi Gorontalo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Manajemen Risiko Tingkat Pemerintah Daerah Yang Dipimpin Oleh Sekretaris Bappeda Dra. Aisa Ibrahim, Dengan Menghadirkan Korwas Akuntabilitas Pemerintah Daerah  Dan Auditor Madya  Bpkp Perwakilan Provinsi Gorontalo Serta Inspektorat Provinsi Gorontalo Pada Selasa (01/09/2026) Di Ruang Rapat Huyula Kantor Gubernur.

    Bappeda Provinsi Gorontalo Selaku Koordinator Komite Pengelolaa Risiko Sebagaimana Dalam Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2022 Menghendaki Integrasi Manajemen Risiko Dengan Proses Perencanaan Dan Penganggaran Agar Pada Saat Merencanakan Kinerja Sudah Disertai Dengan Antisipasi Potensi Masalah Ke Depan, Sehingga Kemungkinan Keberhasilannya Semakin Tinggi.

    Proram Atau Kegiatan Yang Berpotensi Gagal Melalui Analisis Risiko Lebih Awal, Masih Bisa Digantikan Dengan Program Lain Yang Lebih Dimungkinkan Keberhasilan Dan Kemanfaatannya. Kegiatan Pengendalian Atau Mitigasi Risiko Dapat Di Rencanakan Pada Y-1 Sehingga Pada Tahun Anggaran Selanjutnya Dapat Langsung Dilaksanakan Kegiatan Tindak Pengendaliannya.

    Substansi Lain Dari Kegiatan Ini Adalah Internalisasi Manajemen Risiko Pemda Ke Dalam Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah Tahun 2027. Ini Artinya Bappeda Melalui Bidang-Bidang Teknis Mitra Opd Berperan Memastikan Pelaksanaan Rencana Tindak Pengendalian (Rtp) Risiko Yang Sudah Ditetapkan, Dapat Diakomodir Melalui Dokumen Renja Opd Untuk Risiko Operasionalnya Dan Dokumen Renstra Untuk Risiko Strategisnya.

     Di Sesi Akhir Kegiatan Telah Dirumuskan Pula Manajemen Risiko Bappeda Tahun 2027 Berdasarkan Indikator Kinerja Strategis Tahun 2025-2029 Yang Selanjutnya Akan Dintegrasikan Ke Dalam Dokumen Renja Dan Menjadi Acuan Implementasi Mitigasi Risiko Perangkat Daerah.

     

     

     

    1 week ago
  • BAPPEDA Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2026

    Gorontalo -  BAPPEDA Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Fasilitasi Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, kegiatan ini dibuka dan dipimpin oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Gorontalo, Moderator Kepala Bidang P2EPD pada hari Rabu (19/8/2026).

    Turut hadir Kepala Bidang (PSDA), Kepala Bidang (PPM), Kepala Bidang (IK) BAPPEDA Provinsi Gorontalo, Pejabat Fungsional Perencana dan Pelaksana Teknis Lingkup BAPPEDA Provinsi Gorontalo. Dari Kabupaten Pohuwato hadir Kepala BAPPEDA Kabupaten Pohuwato, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional dan Pejabat Teknis terkait Lingkup BAPPEDA Kabupaten Pohuwato.

    Kepala Bappeda sangat apresiasi kepada Kabupaten Pohuwato yang telah melakukan fasilitasi Perubahan RKPD Tahun 2026, tahapan RKPD untuk kondisi sekarang bukan lagi tahapan yang bersifat normatif tetapi sudah menjadi hal yang substantif sehingga perlu dipersiapkan dengan baik segala kelengkapan kebutuhan baik dokumen maupun inputan sampai dilakukan fasilitasi, semua ada histori pada SIPD.

    Dalam Paparan fasilitasi tersebut Bapak Wahyudin Athar Katili menyampaikan bahwa, ‘’Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan RKPD memiliki peran strategis, selain menjadi dasar penetapan Perubahan Renja Perangkat  , juga merupakan pedoman penyusunan Kebijakan Umum Perubahan APBD KUPA dan Perubahan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara PPPAS. selanjutnya KUPA dan PPPAS tersebut disampaikan Pemerintah Daerah kepada DPRD untuk dibahas bersama sebagai landasan penyusunan Rancangan Perubahan APBD’’.

    Lebih lanjut Wahyudin Athar Katili menambahkan ‘’Ruang Lingkup Perubahan RKPD 2026 meliputi kerangka ekonomi dan keuangan daerah, Target sasaran pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, penambahan dan/atau pengurangan program dan kegiatan Perangkat Daerah, target kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dijelaskan pula bahwa penambahan kegiatan baru dalam RKPD harus ditindak lanjuti dengan perubahan dan/atau penambahan kegiatan dalam Renstra Perangkat Daerah sebagai acuan penyusunan Renja Perangkat Daerah’’.

    Bappeda Gorontalo juga menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam Perubahan RKPD Kabupaten/Kota yaitu agar menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan dan dokumen anggaran, menjustifikasi pemanfaatan SILPA tahun anggaran sebelumnya pada tahun anggaran berjalan, menjaga legitimasi kegiatan baru dalam Perubahan RKPD Kabupaten/Kota melalui pertimbangan isu-isu strategis, kesesuaian peraturan perundang-undangan terbaru, dan upaya menjamin pencapaian target outcome hasil pengendalian dan evaluasi RKPD Tindak lanjut yang disepakati, segera melakukan penyempurnaan Rancangan Akhir Perubahan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2026 sesuai Surat Hasil Fasilitasi Segera menetapkan Peraturan Bupati/Walikota tentang Perubahan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2026 agar dapat menjadi pedoman penyusunan KUA-PPAS Tahun 2026 Menyampaikan Peraturan Bupati/Walikota tentang Perubahan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2026 kepada Gubernur Gorontalo melalui BAPPEDA Provinsi paling lambat 7 hari”.

    Diakhir diskusi, beliau menegaskan “Setelah ditetapkan Melalui fasilitasi ini diharapkan Perubahan RKPD Kabupaten Pohuwato dapat disusun tepat waktu, akuntabel, dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Gorontalo” kata Wahyudin Athar Katili menutup kegiatan fasilitasi.

                   

    3 weeks ago
  • Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo ( BAPPEDA ) menyelenggarakan Pencanangnan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun RI ke-81

    Gorontalo, Jumat, 14 Agustust 2026   -  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo ( BAPPEDA ) menyelenggarakan Pencanangnan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun RI ke-81. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BAPPEDA Wahyudin Athar Katili, S.STP, MT Jumat, 14, Agustus 2026 di Lapangan Halaman BAPPEDA Provinsi Gorontalo.

    Kegiatan diawali dengan senam kebugaran lalu dilanjutkan dengan perlombaan antar bidang lingkup BAPPEDA Provinsi Gorontalo, adapun lomba yang dipertandingkan ada beberapa di antaranya: VolleyBall, Bulutangkis, Karaoke sambung lirik, lari naga balon, serta beberapa permainan tradisional lainya.

    “Melalui kegiatan ini Kepala Bappeda Wahyudin berharap Kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi baik antara Bidang, meningkatkan kembali semangat juang dan loyalitas agar lebih semangat dalam melakukan pengabdian dan pelayanan kepada Masyarakat lebih khusus Masyarakat Provinsi Gorontalo.

    Pekan Olahraga dan Seni ini akan dilaksanakan selama seminggu pekan dimulai pada 14 Agustus 2026 sampai dengan 21 Agustus 2026 nanti acara penutup sekaligus disertai dengan penyerahan hadiah.

     

    #Humas

    3 weeks ago
  • Penilaian Lomba keindahan dan kebersihan kantor mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-81 di Provinsi Gorontalo

    Gorontalo Selasa, 11 Agustus 2026, ( BAPPEDA ) Lomba keindahan dan kebersihan kantor mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-81 di Provinsi Gorontalo.

    Lomba tersebut diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ditambah dengan kawasan dan kantor di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

    "Penilaian untuk kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo di
    lakukan pada hari selasa 11 Agustus 2026.


    Tim penilai di pimpin oleh Ketua tim Ishak Ntoma dan para anggota Ramla Habibie, Triyanto Bialangi beserta Tim Pendamping dari Dinas Peternakan dan Perkebunan.

    BAPPEDA Provinsi Gorontalo sudah termasuk kantor yang sangat baik dilihat dari struktur bangunan, kebersihan dan kesediaan ruangan maupun alat untuk pelayanan, serta keunikan dan kemegahan hiasan dngan tema semarak menyambut HUT RI ke 81 Tahun,. Tutur Mereka.


    Kepala BAPPEDA Wahyudin Athar Katili, mengucapkan terimakasih dan ucapan apresiasi untuk seluruh jajaran kantor Badan Perencanaan Pembangunan daerah selalu menjaga kebersihan dan keasrian kantor agar tetap nyaman untuk memberikan pelayanan kepada Masyarakat.


    dengan demikian BAPPEDA telalah memenuhi unsur penilaian lomba yang mengedepankan kebersihan dan keindahan kantor meliputi kebersihan gedung, kerapian, kenyamanan dan estetik serta adopsi kearifan lokal.

     

    #Humas

    3 weeks ago